Trader, Anda tentu sudah mengenal trading forex mengunakan pola Head Sholders yang cukup akurat. Pada materi belajar trading forex kali ini kita akan membahas strategi trading menggunakan pola Head Shoulders Inverse.

Head Shoulders Inverse adalah pola harga yang merupakan kebalikan dari Head dan Shoulders. Semakin terlihat pola Head dan Shoulders pada market, semakin kuat harga yang bakal terjadi.

Seperti yang dapat Anda lihat dari gambar di bawah ini, garis putus-putus berwarna ungu (dan lingkaran hijau) merupakan titik penghentian yang akan menjadi shoulder kiri dan shoulder kanan. Perhatikan bagaimana kedua shoulder dihentikan di dekat harga yang sama dengan menggunakan garis line horisontal.

Trik Trading Forex Head Shoulder Inverse

Jarak dari shoulder kiri ke head adalah sekitar 48 candle setiap hari. Demikian pula, jarak dari head ke kanan harus kira-kira 48 candle. Terakhir, garis oranye mewakili neckline atau leher. Perhatikan bagaimana leher ini mampu memberikan konfirmasi untuk melewati 0,8100.

Pola ini akan menawarkan kesempatan BUY pada break di atas 0,8100. Menurut grafik di atas, Stop Loss dipasang pada daerah terendah di bawah dekat 0,8000. Carilah titik untuk Take Profit di dekat titik 0,8300 dengan Rasio Risk-to-Reward sebanding dengan 1 : 3.

 

Trading Pada Pelemahan Garis Resistance

Grafik yang sama juga menyebabkan garis trend 15 bulan datang kembali ke bulan Juli 2011. Garis tren ini mendekati titik 0,8090 dan harga mendekati tingkat strategis. Dibutuhkan 2 titik untuk menarik garis trend. Begitu harga sudah mencapai garis line, maka Anda dapat melakukan aksi jual.

cara trading forex head shoulders inverse

Untuk meyakinkan analisa Anda bahwa indikasi tersebut adalah bearish, tambahkan saja level Pivot Bulanan. Garis horizontal hijau mewakili tingkat R1 bulanan yang terletak di 0,8087. Seringkali, harga akan mengalami resistance pada tingkat resistensi bulanan. Gunakanlah juga sebuah osilator seperti Stochastic untuk entri di dekat garis resistance hitam apabila diperlukan.

Tunggulah Stochastic untuk crossing lebih rendah daripada sebelum melakukan entry. Setelah itu tempatkan stop loss tepat di atas titik tertinggi dekat 0,8125. Carilah take profit setidaknya dua kali dari jarak stop loss Anda. Pivot point bulanan di dekat 0,8000 kemungkinan akan menghasilkan bouncing, jadi hati-hati bila pergerakan mendekati tingkat harga tersebut.


SHARE
Previous articleBerapa Ukuran Lot dan Resiko Trading Forex Yang Paling Efektif ?
Next articleTrading Forex Beresiko ! Inilah 5 Alasan Mengapa Anda Harus Tetap Menjadi Seorang Trader



LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here